728 x 90

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

KATA PENGANTAR

Renstra 2016-2019 merupakan kerangka acuan bagi sivitas akademika khususnya jajaran staf pendidik (dosen) maupun tenaga kependidikan dalam mengemban tugas di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Renstra FKIP dibuat berdasarkan hasil kajian dan analisis yang terpadu antar pamong yang ada dalam struktur FKIP. Kajian dilakukan mulai dari kebutuhan laboratorium, program studi, administrasi fakultas serta sarana dalam mencapai visi misi fakultas. Terkait dengan kebutuhan tenaga pendidik, maka dilakukan analisis kebutuhan guru pada setiap Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Berdasarkan hasil kajian tersebut, maka dikembangkan program studi baru, dibawah FKIP Untirta.
Rencana strategis ini terdiri atas empat bagian utama, yaitu: (1) Pendahuluan, (2) Pemberdayaan Dan Pengelolaan Fakultas, (3) Kinerja Tahun Berjalan, (4) Rencana Pengembangan Strategis, dan (5) Penutup.
Kami mengharapkan seluruh jajaran staf dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa memahami visi misi dan setiap program yang tertuang dalam dokumen perencanaan ini, serta dapat merealisasikannya sebagai kegiatan prioritas dalam pelaksanaan tugas-tugas institusi.
Atas segala bantuan dan partisipasi dari semua pihak sehingga dokumen renstra ini dapat direalisasikan dan disahkan, kami mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.

Serang, Maret 2016.
Dekan,

ttd

Dr. H. Aceng Hasani, M.Pd.

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

BAB I
PENDAHULUAN

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa merupakan pengembangan nama dari Universitas Tirtayasa yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Tirtayasa pada tanggal 1 Oktober 1980. Pendirian Yayasan dikukuhkan dengan Akta Notaris Rosita Wibisono, SH. No. 1 Tanggal 1 Oktober 1980 yang kemudian diadakan perubahan melalui Akta Notaris Ny. R. Arie Sutardjo, SH. No. 1 tanggal 3 Maret 1986. Yayasan Pendidikan Tirtayasa Banten menaungi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH), Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP), Sekolah Tinggi Teknologi (STT). STIH dan STKIP didirikan pada tanggal 1 Oktober 1981 dan merupakan embrio terbentuknya Universitas Tirtayasa (Untirta), sehingga tanggal ini menjadi tanggal kelahiran Untirta.
Untirta merupakan penggabungan dari STIH, STT dan STKIP, berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud RI Nomor: 0596/0/1984 tanggal 28 November 1984 ditingkatkan statusnya menjadi Fakultas Hukum (FH), Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Berdasarkan Keputusan Mendikbud RI Nomor 0566/0/1984 ketiga fakultas tersebut ditetapkan dengan status terdaftar. Pada tanggal 13 Oktober keluar Keputusan Priseden RI No. 130 tentang Persiapan Pendirian Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa. Dalam hal ini, terjadi perubahan nama dari Universitas Tirtayasa menjadi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Sejak keluarnya Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 32 tanggal 19 Maret 2001 Untirta menjadi Perguruan Tinggi Negeri dalam lingkungan Departemen Pendidikan Nasional.

A. Visi dan Misi Universitas
1. Visi Universitas
Terwujudnya Universitas Sultan ageng Tirtayasa Maju, Bermutu, Berkarakter dalam Kebersamaan.

2. Misi Universitas
a. Meningkatkan kualitas, relevansi dan daya saing pendidikan.
b. Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang inovatif berbasis kebutuhan nyata.
c. Meningkatkan daya dukung tatakelola perguruan tinggi yang baik (good university governance).

3. Tujuan Universitas
a. Menghasilkan lulusan yang berkualitas, terdidik, terlatih, berdaya saing dan berkarakter sesuai kebutuhan stakesholders.
b. Menghasilkan penelitan dan pengabdian kepada masyarakat yang inovatif berbasis kebutuhan nyata serta berorientasi pada pemanfaatan oleh dunia industri, pembangunan daerah dan masyarakat.
c. Menghasilkan daya dukung tatakelola yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel dalam mengembangkan tridharma perguruan tinggi.

4. Sasaran Universitas
a. Meningkatnya kualitas, kuantitas, relevansi dan daya saing lulusan.
b. Meningkatnya kualitas dan kuantitas Program Studi sesuai Kebutuhan Stakeholders.
c. Meningkatnya kualitas dan kuantitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
d. Tersedianya daya dukung SDM sesuai Standar Kompetensi.
e. Meningkatnya daya dukung administrasi akademik dan nonakademik.
f. Tersedianya daya dukung sarana prasarana yang memadai.
g. Meningkatnya kerjasama kemitraaan strategis nasional dan internasional.

5. Strategi Universitas
a. Penguatan Kualitas Layanan Pendidikan dan Organisasi Kemahasiswaan.
b. Penguatan Program Studi (akademik, vokasi dan profesi) memenuhi standar Mutu Pendidikan Tinggi.
c. Penguatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang inovatif berbasis kebutuhan industri, pembangunan daerah dan masyarakat.
d. Penguatan SDM dosen dan tenaga kependidikan sesuai kompetensi.
e. Penguatan layanan administasi akademik dan nonakademik.
f. Penguatan Sarana dan prasarana perguruan tinggi.
g. Penguatan Kerjasama dan kemitraan.

6. Rencana Pembangunan Program
a. Mengembangkan berbagai program dan jenjang studi yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi.
b. Mengembangkan research terapan yang bermanfaat bagi stakeholders (antara lain pemerintah daerah dan industri).
c. Mengintegrasikan pengabdian masyarakat melalui pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni bagi kesejahteraan masyarakat luas.
d. Mewujudkan dan merencanakan pengembangan kawasan kampus terpadu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
e. Mengembangkan kerjasama dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri, instansi pemerintah, lembaga non pemerintah dan dunia usaha.
f. Mengembangkan Total Quality Management (TQM) dan organisasi yang sehat sesuai dengan peraturan yang berlaku.
g. Membangun Sistem Informasi Manajemen Perguruan Tinggi Terpadu.
h. Mengembangkan sistem monitoring, evaluasi, dan pelaporan akuntabilitas.

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

BAB II
PEMBERDAYAAN DAN PENGELOLAAN FAKULTAS

A. Sejarah FKIP UNTIRTA
Pada awal berdiri, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan membina 2 (dua) program studi yaitu: Program Studi Administrasi Pendidikan (Adpend) dan Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) dengan jenjang pendidikan Sarjana (S.1). Kedua program studi ini dengan status terdaftar dengan Nomor: 377/DIKTI/KEP/1992. Program studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) berlokasi di Serang, dan Program Studi Administrasi Pendidikan di Pandeglang. Program Studi Administrasi Pendidikan mengalami fisingout oleh pemerintah, sehingga sejak tahun 1987 sampai dengan sekarang tidak menerima mahasiswa baru lagi. Pada masa menjelang fisingout tersebut tercetus ide bersama untuk mengganti program studi dan berdirilah Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia pada tahun 1986. Karena ada beberapa kendala untuk mengurus status akreditasinya, maka Program Studi Diksatrasia bermerger dengan STKIP Galuh Ciamis. Sesuai dengan dinamika yang terjadi Program Studi Diksatrasia pada tahun 1990 beralih lokasi Operasional perkuliahan dari Pandeglang ke Serang sampai dengan sekarang. Baru pada tahun 1994 Prodi Diksatrasia memperoleh status terdaftar dengan surat keputusan Mendikbud RI nomor: 226/DIKTI/KEP/1992.
Tuntutan kebutuhan masyarakat terus berkembang terhadap FKIP dan untuk menjawab hal itu, maka pada tahun 1994 dibuka Program Pendidikan Guru Taman Kanak-kanak (PGTK) dengan surat keputusan yayasan Pendidikan Tirtayasa. Berikutnya, pada tahun 2004 dibuka juga Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S.1) dengan izin operasional Dikti Depdiknas RI nomor: 1254/D/T/2003. Pada tahun 2002 dibuka kembali dua Program Studi yakni Pendidikan Biologi dan Pendidikan Matematika sekaligus mengusulkan status D.2 PGTK dan keluarlah izin operasional ketiga program studi itu dengan surat keputusan Dirjen Dikti Depdiknas RI nomor: 2098/D/T/2004, akan tetapi sekarang program D.2 PGTK telah diubah menjadi Program S.1 PG PAUD dengan surat keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 105/D/O/2010.
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menerima amanah penyelenggaraan Jurusan baru melalui surat Dirjen Dikti Kemdikbud Republik Indonesia Nomor : 343/E.E2/2014, tanggal 11 April 2014, yakni Jurusan: Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Luar Biasa, Pendidikan Sendratasik, Pendidikan Fisika, Pendidikan Kimia, Pendidiksn IPA, Pendidikan Teknik Elektro, Pendidikan Teknik Mesin, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Sosiologi. Dengan demikian, sampai dengan tahun 2014, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan telah memiliki 18 (delapan belas) jurusan, yaitu : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS), Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Dikstrasia), Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Jurusan Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Biologi, Jurusan Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling, Jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB), Jurusan Pendidikan Sendratasik, Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Jurusan Pendidikan Sejarah, Jurusan Pendidikan Sosiologi, Jurusan Pendidikan Fisika, Jurusan Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan IPA, Jurusan Pendidikan Elektro dan Jurusan Pendidikan Mesin.

B. Visi dan Misi FKIP UNTIRTA
1. Visi FKIP UNTIRTA
“Menjadikan FKIP sebagai LPTK penghasil dan pengembang tenaga pendidik dan kependidikan yang maju, bermutu, berkarakter dan berdaya saing dalam kebersamaan pada tahun 2025”.

2. Misi FKIP UNTIRTA
a. Melaksanakan peningkatan dan pengembangan pendidikan dan perkuliahan yang memenuhi standar;
b. Melaksanakan peningkatan dan pengembangan penelitian yang berkualitas, produktif dan kebermanfaatan bagi stakeholders;
c. Melaksanakan peningkatan dan pengembangan pengabdian masyarakat yang melembaga;
d. Menyiapkan lulusan yang bermutu dan berkarakter sehingga mampu melaksanakan tugas sebagai pendidik dalam rangka mengimplementasikan ilmu keguruan dan pendidikan pada jalur, jenjang dan jenis pendidikan;
e. Melakukan peningkatan dan pengembangan jejaring kerjasama/ kemitraan yang sinergis dan terkoordinasi dengan berbagai pihak yang relevan;
f. Meningkatkan dan mengembangkan pemberdayaan ICT untuk mendukung ketercapaian visi.

C. Tujuan dan Sasaran FKIP
1. Tujuan FKIP
a. Menghasilkan lulusan sebagai calon pendidik/tenaga kependidikan yang maju, bermutu, berkarakter dan berdaya saing; jujur, amanah, berwibawa, adil, religi dan akuntabel (JAWARA) serta kompeten dalam bidang pembelajaran, sosial, kepribadian, dan keilmuan;
b. Menghasilkan lulusan sebagai calon pendidik/tenaga kependidikan yang berwawasan global sehingga mempunyai daya saing tinggi;
c. Menghasilkan lulusan sebagai calon pendidik/tenaga kependidikan yang mampu mengaplikasikan dan mengembangkan ilmunya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara untuk kemaslahatan umat manusia;
d. Menghasilkan kajian-kajian ilmiah, khususnya dalam pendidikan dan keguruan, baik yang bersifat penemuan maupun pengembangan.

2. Sasaran FKIP
a. Berkembangnya berbagai program yang memiliki kompetensi dan berdaya saing;
b. Meningkatnya kompetensi SDM dengan menumbuhkembangkan etos kerja tenaga pendidik dan kependidikan;
c. Berkembangnya kawasan kampus FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan meningkatkan jumlah dan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran;
d. Terlaksananya peninjauan dan penyempurnaan kurikulum secara berkala untuk disesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pemangku kepentingan pendidikan;
e. Berkembangnya penelitian yang bermanfaat bagi stakeholders dengan melakukan inovasi-inovasi untuk mempertajam keunggulan internal dalam rangka menghadapi persaingan global;
f. Terlaksananya integrasi pengabdian masyarakat melalui pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni bagi kesejahteraan masyarakat luas;
g. Meningkatnya kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa baik bidang akademik maupun nonakademik dengan pelibatan mahasiswa dalam berbagai program;
h. Terlaksanya kerjasama dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri, instansi pemerintah, lembaga non pemerintah dan dunia usaha.

3. Strategi Pencapaian
a. Pengembangan berbagai program studi yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi dengan meningkatkan frekuensi dan kualitas kegiatan keilmuan yang mengarah pada penguasaan ilmu, teknologi, dan seni serta meningkatkan manajemen dan evaluasi secara terpadu sehingga peran dan fungsi program studi, serta unit-unit di lingkungan FKIP Untirta lebih berdaya, mandiri dan memenuhi standar;
b. Peningkatan kompetensi SDM dengan menumbuhkembangkan etos kerja tenaga pendidik dan kependidikan sehingga dapat terdorong untuk studi lanjut dan penguasaan bahasa asing serta pembinaan mental spiritual untuk mewujudkan insan yang beriman, bertaqwa, dan beramal sholeh;
c. Pengembangan kawasan kampus FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan meningkatkan jumlah dan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran;
d. Peninjauan dan penyempurnaan kurikulum secara berkala untuk disesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pemangku kepentingan pendidikan sebagai dasar pengembangan perkuliahan, persiapan pembelajaran berbasis elektronik (e-learning) dan penguatan daya saing;
e. Pengembangan penelitian yang bermanfaat bagi stakeholders dengan melakukan inovasi-inovasi untuk mempertajam keunggulan internal dalam rangka menghadapi persaingan global;
f. Pengintegrasian pengabdian masyarakat melalui pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni bagi kesejahteraan masyarakat luas;
g. Peningkatan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa baik bidang akademik maupun nonakademik dengan pelibatan mahasiswa dalam berbagai program;
h. Pengembangan kerjasama dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri, instansi pemerintah, lembaga non pemerintah dan dunia usaha dalam rangka peningkatan kualitas serta untuk mendukung kegiatan akademik.

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

BAB III
KINERJA TAHUN BERJALAN

A. Akademik

1. Program Studi
Perkembangan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) berikutnya adalah menerima amanah penyelenggaraan Jurusan baru melalui surat Dirjen Dikti Kemdikbud Republik Indonesia Nomor : 343/E.E2/2014, tanggal 11 April 2014, yakni Jurusan : Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Luar Biasa, Pendidikan Sendratasik, Pendidikan Fisika, Pendidikan Kimia, Pendidiksn IPA, Pendidikan Teknik Elektro, Pendidikan Teknik Mesin, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Sosiologi. Dengan demikian, sampai dengan tahun 2014, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan telah memiliki 18 (delapan belas) jurusan, yaitu:

1. Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS)
2. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
3. Program Studi Pendidikan Biologi
4. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris
5. Program Studi Pendidikan Matematika
6. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
7. Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
8. Jurusan Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik
9. Program Studi Pendidikan Fisika
10. Program Studi Bimbingan Konseling
11. Program Studi Pendidikan Luar Biasa
12. Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan
13. Program Studi Pendidikan Kimia
14. Program Studi Pendidikan Sosiologi
15. Program Studi Pendidikan IPA
16. Program Studi Pendidikan Sejarah
17. Program Studi Pendidikan Teknik Elektro
18. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin

2. Pendidikan dan Pembelajaran
a. Kurikulum
Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pegnaturan mengenai isi maupun bahan kajian dan pelajaran serta cara penyampaian dan penilaiannya yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar di perguruan tinggi. Pemberlakuan SK Mendiknas No 232/U/2000 dan SK Mendiknas No 45/U/2002 tentang penerapan kurikulum berbasis kompetensi di perguruan tinggi kemudian PP 19 tahun 2005 pasal 17 ayat 4, PP 17 tahun 2010 bahwa kurikulum dikembangkan oleh setiap perguruan tinggi sendiri dengan mengacu pada standar nasional pendidikan tinggi untuk setiap program studi yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, ahlak mulia, dan keterampilan, selain itu kompetensi lulusan ditetapkan dengan mengacu pada KKNI dan peraturan presiden No 8 bahwa capaian pembelajaran harus sesuai dengan level KKNI. Oleh karena itu, berbagai pengembangan kurikulum telah dilakukan dan yang terakhir berlaku adalah KURIKULUM 2014.
Pengembangan KURIKULUM 2014 merujuk pada implementasi KKNI sesuai dengan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan republic Indonesia nomor 73 tahun 2013. KURIKULUM 2014 diberlakukan untuk semua program studi guna menjamin pembelakuan kurikulum yang dinamis, adaptif, dan inovatif. Dengan demikian lulusan yang dihasilkan akan memiliki karakter yang sesuai dengan visi dan misi, yaitu selain memiliki daya saing kompetensi yang sesuai keahliannya juga melekat sifat JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel).

b. Akreditasi
Untuk mencapai visi misi fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, status akreditasi setiap program studi menjadi salah satu faktor penting. Tujuh program studi yang telah terakreditasi merupakan program studi yang telah berdiri lebih awal. Data status akreditasi delapan belas program studi ditampilkan pada tabel di bawah.

1 Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS)

A

2 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

A

3 Program Studi Pendidikan Biologi

B

4 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris

B

5 Program Studi Pendidikan Matematika

A

6 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

B

7 Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini

B

8 Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik Belum Terakreditasi
9 Program Studi Pendidikan Fisika Belum Terakreditasi
10 Program Studi Bimbingan Konseling Belum Terakreditasi
11 Program Studi Pendidikan Luar Biasa Belum Terakreditasi
12 Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan Belum Terakreditasi
13 Program Studi Pendidikan Kimia Belum Terakreditasi
14 Program Studi Pendidikan Sosiologi Belum Terakreditasi
15 Program Studi Pendidikan IPA

C

16 Program Studi Pendidikan Sejarah Belum Terakreditasi
17 Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Belum Terakreditasi
18 Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Belum Terakreditasi

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

BAB IV
RENCANA PENGEMBANGAN STRATEGIS

Untuk menentukan rencana pengembangan strategi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, maka dilakukan bedah program fakultas dengan FKIP se-Indonesia yang dimaksudkan untuk menyamakan persepsi arah pengembangan FKIP di masa yang akan datang. Rencana pengembangan strategis dibagi berdasarkan bidang kerja masing-masing sebagai berikut:

A. Bidang Akademik
1. Pengembangan Program Studi
Dari 18 program studi yang ada di lingkungan FKIP Untirta, pengembangan program studi dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Analisis kebutuhan guru di SD, SMP atau sederajat, SMA dan SMK atau sederajat di Provinsi Banten.
b. Melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota.
c. Mempertimbangkan sumber daya/dosen yang ada pada setiap program studi.
d. Melakukan isian program studi baru ke Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).
e. Fakultas secara bertahap memperluas program pendidikan yang telah ada dengan mengembangkan program pendidikan strata satu dan strata dua yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Berdasarkan hasil kajian dan analisis kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan di Provinsi Banten, maka FKIP Untirta akan merencanakan pengembangan program studi sebagai berikut:

Tabel Pengembangan Program Studi

No

Program Studi

Target Pembukaan

2016

2017

2018

2019

1 S1 – Ilmu Keolahragaan

v

2 S1 – Pend. Keagamaan Islam

v

3 S2 – Pendidikan Dasar

v

4 S2 – Pendidikan Matematika

v

5 S2 – Pendidikan Bahasa Inggris

v

6 S2 – Pendidikan Biologi

v

2. Pengembangan Pendidikan dan Pengajaran
Berikut beberapa program FKIP yang menunjang pengembangan pendidikan dan pengajaran:
a. Untuk menambah pengetahuan mahasiswa baru tentang banyak hal mengenai kuliah yang akan mereka jalani selama menjadi mahasiswa dan memberikan gambaran secara garis besar tentang hal-hal yang menyangkut aktivitas kampus baik kuliah, kegiatan ekstra (yang digalang lewat unit-unit kegiatan mahasiswa) maupun kegiatan lain yang mengatasnamakan kampus maka FKIP Untirta mengadakan stadium general pra perkuliahan.
b. Penyusunan proposal Pendidikan Profesi Guru yang bertujuan menghasilkan guru profesional untuk program studi yang terakreditasi minimal B dan memiliki kriteria rasio dosen dan mahasiswa, pelaporan PD Dikti, kecukupan dosen yang relevan, kecukupan sarana, kecukupan ruang microteaching, ketersediaan asrama, SOTK PPG, ketersediaan sekolah mitra dan komitmen mutu pada LPTK.
c. Pemberian bantuan studi lanjut dan penulisan jurnal bagi dosen. Program ini ditujukan untuk dosen-dosen yang sedang melaksanakan studi lanjut yang tidak memperoleh beasiswa atau bantuan penyelesaian studi dari sumber lain.
d. Workshop pembelajaran berbasis ICT utuk Dosen FKIP merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Tujuan Workshop Pembelajaran Berbasis ICT adalah meningkatkan pengalaman dalam proses belajar mengajar di ligkungan FKIP Untirta.
e. Gebyar Hari Pendidikan FKIP Untirta merupakan program tahunan yang secara rutin dilaksanakan FKIP Untirta dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan Gebyar Hari Pendidikan ini dilaksanakan melalui tiga progrram uggulan, yakni seminar, bazar dan lomba karya tulis ilmiah.

3. Pengembangan Penelitian
Untuk mencapai target pelaksanaan pengembangan penelitian, maka FKIP Untirta melakukan program-program yang menunjang keterlaksanaan target tersebut sebagai berikut:
a. Workshop penyusunan proposal penelitian dosen FKIP dimaksudkan agar seluruh dosen dapat meningkatkan kemampuannya dalam membuat suatu penelitian. Selain itu, memanfaatkan sarana dan keahlian, mengadopsi dan mencontoh budaya penelitian yang baik dari perguruan tinggi yang sudah maju juga merupakan wadah kerjasama dosen/kelompok peneliti baru berkembang dengan yang lebih maju
b. Workshop penulisan jurnal nasional dan internasioal. Program ini bertujuan Memberikan pengetahuan bagi para peneliti yang belum berpengalaman dalam menulis artikel ilmiah di jurnal internasional, khususnya bagi dosen/peneliti muda, mengembangkan pengetahuan dan meningkatkan kualitas penulisan artikel ilmiah bagi para dosen/peneliti, menjalin hubungan yang erat antara para peneliti di masing-masing rumpun bidang penelitian, Mendorong dan meningkatkan jumlah publikasi hasil riset para dosen/peneliti
c. Penelitian Hibah Dosen Program Studi FKIP dimaksudkan untuk mengarahkan dan meningkatkan kapasitas dosen dalam melakukan riset, hibah ini dapat menjadi sarana bagi dosen untuk mempublikasikan hasil risetnya dalam jurnal ilmiah ber-ISSN atau jurnal nasional terakreditasi. Setelah riset, para periset diwajibkan untuk menyerahkan laporan hasil riset, luaran publikasi ilmiah, dan diharapkan dapat melanjutkan risetnya ke program penelitian lain yang lebih tinggi, seperti PUPT atau Hibah Kompetitif Nasional.
d. Pengembangan dan penerbitan jurnal FKIP. Untuk melakukan perbaikan terhadap semua permasalahan pengelolaan jurnal di setiap prgram studi maka diperlukan pelatihan pengelolaan jurnal. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dosen-dosen di FKIP untuk mengelola jurnal menuju jurnal yang terakreditasi nasional maupun jurnal internasional bereputasi.

4. Pengembangan Pengabdian Pada Masyarakat
Untuk mencapai target pelaksanaan pengembangan pengabdian, maka FKIP Untirta melakukan program-program yang menunjang keterlaksanaan target tersebut sebagai berikut:
a. Workshop penyusunan proposal pengabdian masyarakat FKIP dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas dosen dalam penyusunan proposal pengabdian pada masyarakat. Dengan ini diharapkan para dosen semakin produktif dan berkualitas dalam menyusun proposal pengabdian masyarakat. Karena dengan demikian secara tidak langsung akan menaikkan mutu serta kualitas Fakultas dan Universitasa. Selain mendapatkan beberapa paparan tentang bagaimana penyusunan proposal pengabdian pada masyarakat oleh narasumber, peserta workshop diberikan kesempatan menunjukkan proposal yang telah disusun untuk direview.
b. Program Pengabdian Masyarakat FKIP, merupakan program fakultas yang dilaksanakan oleh masing-masing program studi yang ada di lingkungan FKIP Untirta. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama di Indonesia, berupa perluasan wawasan pengetahuan maupun peningkatan ketrampilan sebagai perwujudan dharma bakti serta kepedulian sivitas akademika untuk berperan aktif meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat luas, terutama masyarakat ekonomi lemah disertai pengembangan sarana dan prasarana yang memungkinkan.

5. Pengembangan Kerjasama FKIP
Kerjasama meliputi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta bidang-bidang lainnya, seperti penyelenggaraan konferensi/ seminar/ pelatihan/ lokakarya, magang/ kuliah praktik/ assistantship bagi mahasiswa, penerbitan karya ilmiah, program sertifikasi guru, dan pengelolaan kursus/pelatihan yang dianggap menguntungkan dan bermanfaat bagi pengelolaan/pengembangan FKIP Untirta.

B. Bidang Administrasi Umum dan Keuangan
1. Pengembangan Pengelolaan Keuangan
Transparansi dalam pengelolaaan dan alokasi dana merupakan salah satu indikator yang terkait dengan otonomi dan akuntabilitas dari suatu institusi, termasuk FKIP yang merupakan bagian dari Universitas. Pendanaan di FKIP selama ini ditentukan oleh kebijakan pendanaan dari tingkat universitas. Sistem keuangan FKIP merupakan bagian dari sistem keuangan negara. Struktur penerimaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Secara garis besar sumber PNBP adalah dana masyarakat yang berasal dari sumbangan pendidikan, kerjasama dengan pihak ketiga, dan hibah kompetensi. Sumbangan pendidikan utamanya berasal dari Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP).
Upaya penanggulangan yang akan dilakukan apabila pendanaan dipandang tidak mencukupi bagi pelaksanaan pembiayaan antara lain :
a. Mengusahakan bantuan dana dari pihak ketiga (mitra dari swasta atau instansi pemerintah) dalam bentuk bantuan hibah, proyek atau sponsorship. Bantuan hibah dan proyek dapat diperoleh dari kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan kegiatan non tri dharma.
b. Mengupayakan hibah luar negeri terkait dengan kegiatan penelitian dan akademik lainnya.

2. Pengembangan Sarana dan Prasarana
Penyediaan sarana PBM terus ditingkatkan dari waktu ke waktu sebagai salah satu aspek untuk menciptakan suasana akademik yang sehat. Ketersediaan sarana sederhana dan efektif berupa papan tulis tetap tersedia di setiap ruang kuliah. Kelengkapan tambahan berupa peralatan ICT terus dikembangkan dari waktu ke waktu. Pada saat ini setiap perkuliahan yang dilaksanakan dapat memanfaatkan sarana ICT berupa LCD proyektor. Sarana ini tersedia secara tetap di ruang kuliah maupun tersedia di bagian akademik fakultas yang selanjutnya dipergunakan pada saat perkuliahan berlangsung. Secara keseluruhan tersedia LCD proyektor pada setiap ruang kuliah dan terdapat 3 LCD cadangan. Di beberapa ruang yang besar juga tersedia sistem penguat suara (sound system). Untuk mendukung kenyamanan ruangan dilengkapi dengan AC. Dengan ketersediaan sarana yang ada diharapkan inovasi dan proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Selain sarana perkuliahan, pada saat ini tersedia sarana laboratorium yang memadai untuk berlangsungnya PBM. Laboratorium-laboratorium yang ada di FKIP adalah: Lab. Bahasa, Lab. Biologi, Lab Matematika dan Komputer, Lab IPA, Lab Kimia, Lab Fisika, Lab Microteaching, Lab Ilmu Pendidikan, Lab Sosial, dan Teknik Terpadu.

3. Pengembangan Kepegawaian
• Dosen
1. Rekrutmen
Dengan dibukanya program studi baru di FKIP Untirta, maka jumlah kebutuhan dosen pun harus ditingkatkan dengan cara rekrutmen dosen. Dalam melakukan rekrutmen calon dosen baru, FKIP Untirta telah mengacu pada Pedoman Perencanaan, Perekrutan, Penempatan, Dan Pemberhentian Dosen Dan Tenaga Kependidikan. Untuk mencapai target rekrutmen tersebut diperlukan strategi sebagai berikut :
a) Menata roadmap kebutuhan tenaga dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan berdasarkan kepentingan pengembangan program studi.
b) Memperhatikan dinamika perkembangan ilmu.
c) Memperhatikan perkembangan kebutuhan stakeholders dan aplikasi kompetensi lulusan pada dunia kerja.

2. Studi Lanjut
Dalam melaksanakan amanat Permen Nomor 42 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Dosen, secara tegas menyebutkan bahwa dosen harus memiliki strata pendidikan minimal satu tingkat lebih tinggi dari para mahasiswa yang diajarnya, FKIP Untirta memacu dosen yang masih berkualifikasi S2 untuk segera menempuh studi S3 pada bidang studi yang linier dengan ijazah sebelumnya. Dukungan lembaga diberikan dalam bentuk pemberian beasiswa dan insentif atau kemudahan lainnya.
Dalam studi lanjut, bidang yang menjadi tujuan studi ditentukan oleh beberapa aspek yaitu.
a) Sesuai dengan kompetensi dan minat dosen yang bersangkutan, misalnya dosen berijasah S1 Pendidika IPA disarankan mengambil studi Magister Pendidikan IPA sehingga bidangnya linier.
b) Sesuai dengan tujuan jangka panjang jurusan/fakultas, misalnya dosen pengajar IPA disarankan untuk mengambil studi Magister Fisika, karena jurusan/fakultas akan membuka prodi baru S1 Fisika.
c) Dosen dimotivasi untuk studi lanjut ke perguruan tinggi negeri yang berkualitas atau perguruan tinggi luar negeri.

• Tenaga Kependidikan
Dalam upaya mencapai jenjang karir tertentu untuk tenaga kependidikan, bagian kepegawaian melaksanakan program pengembangan tenaga kependidikan, antara lain:
a) Memberikan kesempatan untuk studi lanjut.
b) Pelatihan peningkatan kompetensi laboran, arsiparis, teknisi, pengelola sistem informasi akademik, dan bendaharawan.
c) Mengikutsertakan pegawai pada workshop-workshop, rapat-rapat koordinasi sesuai bidang tugas.

C. Pengembangan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni
1. Mahasiswa
Berikut program-program fakultas yang merupakan pengembangan di bidang kemahasiswaan:
a. Kegiatan Pengenalan Kampus (KPK).
b. Kegiatan-kegiatan Himpunan Mahasiswa.
c. Workshop Program Kreatifitas Mahasiswa FKIP.
d. Pelatihan Kewirausahaan FKIP dimaksudkan untuk membekali wawasan tentang kewirausahaan.

2. Alumni
a. Rata-rata Masa Studi dan IPK Lulusan
Percepatan waktu studi dapat dilakukan oleh mahasiswa berprestasi dengan persetujuan wali akademik atau Ketua Program Studi, melalui pengambilan beban SKS kuliah melebihi batas normal yang telah ditentukan untuk setiap semester. Untuk mempercepat masa studi dilakukan dengan cara penyelesaian tugas akhir skripsi mahasiswa, memperpendek penyelesaian tugas akhir skripsi mahasiswa yang pada gilirannya dapat mempercepat masa studi mahasiswa dan meningkatkan kualitas tugas akhir skripsi mahasiswa.

b. Pelacakan Alumni (Tracer Study)
Studi Penelusuran (Tracer Study) Alumni Untirta dilakukan dengan tujuan, antara lain, untuk menjaring masukan dalam upaya mengidentifikasi profil alumni di dunia kerja. Mengevaluasi relevansi kurikulum yang diterapkan semasa alumni menempuh pendidikan di Untirta dengan kebutuhan pasar kerja; dan menghimpun masukan sebagai dasar pengkajian dan pengembangan kurikulum untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
Secara garis besar, manfaat yang diharapkan dari hasil ‘Tracer Study’ ini, meliputi menjadi dasar evaluasi dan pengembangan bagi FKIP Untirta; menjadi salah satu saluran komunikasi bagi alumni yang mungkin membutuhkan almamaternya; dan menjadi acuan untuk semakin mendekatkan kompetensi lulusan dengan harapan pengguna alumni FKIP Untirta.

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

BAB V
PENUTUP

Rencana strategi (Renstra) fakultas merupakan gambaran perkembangan fakultas dalam kurun waktu 4 (empat) tahun ke depan. Renstra fakultas, akan dibuat secara operasional dalam bentuk Rencana kerja (Renja) fakultas. Sementara itu, Renja akan menjadi acuan dalam pembuatan Pedoman Operasional Kegiatan (POK) fakultas.
Perkembangan pendidikan dan perubahan kurikulum, menjadi inspirasi bagi FKIP untuk mengembangkan dan memberikan solusi terbaik dalam meningkatkan kompetensi lulusan. Dalam hal ini FKIP Untirta terus mendalami dan mengkaji setiap perubahan atau phenomena pendidikan, khususnya di Provinsi Banten. Salah satu bentuk kepedulian FKIP Untirta terhadap peningkatan kompetensi guru, terlihat akan dibuatnya jurnal penelitian yang diperuntukkan bagi guru dalam mempublikasi hasil karya ilmiah guru.
Begitu besar harapan FKIP Untirta dalam membangun dan meningkatkan tenaga pendidik, seperti yang tercantum dalam visi FKIP. Untuk menyatukan arah dan menyelaraskan langkah serta mensinergikan energi dalam mencapai visi tersebut, maka dibuat panduan dalam bentuk Renstra FKIP Untirta. Mudah-mudahan Renstra ini dapat dijadikan pedoman dalam semua unit kerja, sehingga visi misi fakultas dapat tercapai.