Pada hari Rabu, 12 September 2018 pukul 08.00 WIB di lapangan kampus FKIP, Unit PPLK mengadakan pelepasan peserta PPL (Praktek Pengalaman Lapangan). Untuk kemudian para peserta akan disebarkan ke berbagai wilayah di Kota Serang dan sekitarnya. Acara ini diikuti oleh seluruh  peserta PPL yang terdiri dari para mahasiswa semester VII beserta para Dosen yang hadir sebagai pembimbing. Dalam acara pelepasan ini, para peserta PPL wajib memakai pakaian hitam-putih dan memakai jas almamater, terkecuali bagi Jurusan PGSD yang memiliki seragam tersendiri.

Acara ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama, kemudian sambutan oleh Dr. Anwar Mutaqin, M.Si. selaku Ketua UPPLK. Setelah itu pembukaan secara resmi acara pelepasan PPLK oleh Dekan FKIP Dr. H. Aceng Hasani, M.Pd.  beliau memberikan amanat berupa pesan-pesan untuk selalu menjaga nama baik Untirta, para peserta pun mengikuti acara tersebut  dengan seksama.

Kemudian pelepasan balon ke langit dilakukan, tanda telah resmi berakhirnya acara tersebut.  Semoga dengan diadakannya progam PPL setiap tahunnya dapat menambah kualitas para calon pendidik dalam segi kemampuan mengajar, melalui pengalaman yang akan mereka terima selama kurang lebih 3 bulan lamanya.

 

Yth. Mahasiswa Peserta PPLK Semeter Gasal 2018/2019 dan Para Dosen Pembimbing.

Dengan hormat.
Kami lampirkan pembagian mahasiswa dan dosen pembimbing per sekolah pada lampiran.
Pelepasan mahasiswa akan dilaksanakan pada :

Hari : Rabu, 12 September 2018 (perubahan dari semula hari senin, 10 September 2018)
Pukul : 07.30 – 08.30 wib .

Di Lapangan Parkir dalam FKIP Kampus Ciwaru.
Kami mengundurkan acara pelepasan karena pada hari selasa sekolah libur, sehingga kami mengkhawatirkan kegiatan di sekolah tidak efektif.

Mahasiswa dan dosen harus berada di kampus Ciwaru paling lambat pukul 07.15 agar acara pelepasan berlangsung tepat waktu.

Seperti semula, setiap kelompok diharuskan membawa balon gas minimal 2 buah untuk simbol pelepasan. Susunan acara pelepasan adalah sebagai berikut:

07.15 – 07.30 pengkondisian mahasiswa
07.30 – 07.10 Menyanyikan lagu Indonesia Raya
07.40 – 07.50 Laporan Ketua UP-PPLK
07.50 – 08.15 Sambutan Dekan FKIP sekaligu pelepasan
08.15 – 08.30 Pengambilan berkas untuk ke sekolah
(Buku panduan, buku penilaian, berita acara, dab lain-lain).
08.30 – Mahasiswa berangkat ke sekolah.

Demikian informasi ini kami sampaikan. Kami mengharapkan informasi ini disebarkan ke grup-grup WA mahasiswa agar diketahui secara luas. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

Serang, 9 September 2018.

ttd

Ketua UP-PPLK

Lampiran

  1.  Data PPLK Per Sekolah
  2.  Data PPLK PGSD
  3.  Data PPLK PLB
  4.  Data PPLK PGPAUD

Berikut ini kami umumkan nama-nama mahasiswa PPLK semester gasal 2018/2019 berdasarkan penempatan di sekolah. Mahasiswa yang salah jurusan atau belum terdaftar silakan melapor ke Unit Pelaksana PPLK melalui [email protected]. Mahasiswa disarankan bergabung ke grup Facebook PPLK FKIP UNTIRTA untuk memudahkan mendapat informasi.

Pelepasan mahasiswa PPLK akan dilaksanakan pada hari senin, 10 September 2018 pukul 07.30 s.d 09.00 di lapangan parkir kampus FKIP Ciwaru. Setiap kelompok mahasiswa PPLK diwajibkan membawa balon gas minimal 2 buah.

Demikian pengumuman ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

 

Serang, 4 September 2018

ttd

Ketua

(Untuk mengetahui Daftar Nama dan Penempatan Mahasiswa :

Sabtu 1 September 2018 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa melaksanakan kegiatan Pembekalan Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP). Pembekalan PLP ini di ikuti oleh Mahasiswa beserta Dosen-dosen Pembimbing. Pembekalan PPL ini dibuka oleh Dekan FKIP Untirta, lalu para peserta PPL diberikan materi oleh narasumber yang berasal dari sekolah dan dari dalam kampus. Pembekalan PPL sengaja di selenggarakan untuk memberikan arahan serta bimbingan kepada mahasiswa dalam melaksanakan tugas PPL di sekolah-sekolah yang telah ditunjuk oleh Unit PPLK. FKIP UNTIRTA melakukan kerjasama dengan sekolah- sekolah yang ada di Kota Serang dari jenjang SD, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK. Pembekalan  ini akan di laksanakan beberapa bulan kedepan agar para mahasiswa lebih matang dan siap mengajar apabila telah lulus.

Program SEA-Teacher merupakan program untuk mahasiswa calon guru dalam bentuk pertukaran mahasiswa  Program Pengalaman Lapangan (PPL) Kependidikan yang dikoordinasikan oleh SEAMEO. Pada bulan Agustus 2018 merupakan Batch 6 dan  telah berlangsung selama 20 hari. Untirta sebagai salah satu universitas negeri di Provinsi Banten  yang mengikuti program Sea-Teacher dalam hal ini diwakili oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menerima dua mahasiswa dari negara ASEAN, yaitu Wijitra Iam-ot  dari Thepsatri Rajabhat University, Thailand dan Lemmuel C. Obra dari Saint Louis University, Philiphine. Sementara, FKIP Untirta mengirimkan 4 orang mahasiswa, yaitu Nesty Julianingsih Putri (Pendidikan Bahasa Inggris) di Udon Thani Rajabhat University, Thailand, Alif Maulana Arifin (Pendidikan Matematika) dan Aditya Femilia Putri (Pendidikan IPA) di Tarlac Agricultural University, Philippine, serta Madadina Dwi Andini (Pendidikan Fisika) di De La Salle University, Dasmarinas, Philippine.

Pada hari Senin tanggal 21 Agustus 2018 dosen pendamping  dari Thepsatri Rajabhat University, Dr. Arthit Nueangaudom, melakukan kunjungan untuk monitoring dan evaluasi pelaksaanaan PPL di Untirta, dalam hal ini ditempatkan di SMA 2 Daar El Qolam, Pondok Pesantren Daar El Qolam 3 (Pondok Darqo 3).  Kunjungan ini disambut hangat oleh kepala sekolah, guru pamong, dan guru pendamping di SMA Daar El Qolam. Dekan FKIP Untirta menugaskan Dr. Anwar Mutaqin, M.Si, selaku ketua Unit Pelaksana PPLK (UP-PPLK, Aditya Rahman KN, S.Si., M.Eng, selaku dosen pendamping bidang Biologi, dan dua orang mahasiswa sebagai student buddy, yaitu Siti Anisa Aprianingsih dan Nurfauzi Ahmad dari Pendidikan Bahasa Inggris.

Dari kiri ke kanan: Nurfauzi Ahmad, Lemuel C. Obra, Ust. Indra Jaya, Ust. Muhidin, M.Pd. (Kepala Sekolah), Dr. Arthit Nueangaudom, Aditya Rahman KN, S.Si., M.Eng, Wijitra Iam-ot, Ustadzah Ika Wahyuningsih, dan Ustadzah Cici Khoirunnisa.

Dr. Arthit Nueangaudom tiba di Indonesia pada hari Senin tanggal 21 Agustus 2018  pada pukul 15.30 WIB dan disambut oleh Tim Panitia untuk Program SEA-Teacher yang dibentuk oleh UP-PPLK di Bandara Soekarno-Hatta. Tim Panitia menjamu makan siang di restoran rest area Karang Tengah. Selanjutnya, Tim dari Untirta dan Dr. Arthit langsung menuju ke Pondok Darqo 3 untuk melakukan monitoring mahasiswanya dan tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WIB.

Kegiatan monitoring dan evaluasi berlangsung di Pondok Darqo 3 sangat hangat. Diskusi dimulai dengan perkenalan oleh pihak Pondok Darqo 3  berkaitan dengan aktivitas harian yang berlangsung di Pondok. Kesempatan ini digunakan oleh Dr. Arthit untuk bertanya jumlah siswa, luas sekolah, jumlah guru, dan kurikulum yang digunakan. Dr. Arthit cukup takjub dengan situasi Pondok dan dia tidak belum pernah menemukan Private School di Thailand dengan jumlah siswa yang sangat besar seperti di Pondok Darqo 3. Melalui kegiatan kunjungan untuk refleksi dan evaluasi ini dia berharap dapat belajar banyak dari sekolah di Indonesia dan menggali hal-hal yang harus diperbaiki untuk periode berikutnya.

Kegiatan diskusi dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi Program Sea-Teacher untuk mahasiswa dari Thailand, yaitu Wijitra. Pada sesi ini Dosen Pendamping Lapangan dari FKIP Untirta, Aditya Rahman KN, S.Si., M.Eng. memberi masukan kepada pihak Thailand agar lebih selektif dalam mengirim mahasiswa untuk program tersebut, sehingga mahasiswa yang dikirim memiliki kemampuan berbahasa Inggris dan adaptasi pada situasi yang baru dengan baik. Hal senada disampaikan oleh Ustadz Haerudin dan Ustadz Indra Jaya karena dalam beberapa hal mahasiswa yang bersangkutan kurang mampu berinteraksi dengan siswa dan guru lainnya. Aditya juga menyampaikan kepada mahasiswa agar terus berusaha beradaptasi dengan situasi dan sistem yang ada pada pondok pesantren karena program ini adalah suatu kesempatan besar yang jarang didapatkan oleh mahasiswa untuk belajar tentang diverse system and culture dalam dunia pendidikan. Hal ini sangat membantu universitas dan sekolah mitra dalam pelaksanaan praktik mengajar dan kegiatan lain di luar mengajar. Selain itu, mahasiswa diharapkan mencari dan mempelajari model rencana pembelajaran di sekolah yang ada di negara tujuan.

Kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan dengan tujuan untuk menemukan permasalahan yang harus diperbaiki dan mencari solusi perbaikannya. Melalui kegiatan refleksi ini diharapkan ada perbaikan pada pelaksanaan program ini pada periode berikutnya, baik dari pihak universitas penerima, pengirim, maupun sekolah mitra. Kegiatan monitoring dan refleksi  ini berlangsung hingga pukul 22.00 WIB. Pihak Thailand ingin berkunjung ke Untirta, namun karena ada agenda kegiatan lain di Jakarta, diskusi refleksi dan evaluasi dicukupkan sampai di sekolah mitra. Kegiatan ini diakhir dengan penyerahan cindera mata dari pihak Thailand kepada pihak Pondok Pesantren Daar El-Qolam 3.

Penulis: Panitia PPL ASEAN (Program SEA-Teacher).

Kebutuhan kualitas manusia pada revolusi industri 4.0 dan tantangan pendidikan pada abad ke-21 mendorong suatu keniscayaan untuk mempersiapkan calon pendidik yang memiliki wawasan global, serta adaptif pada segala situasi.  Dekan FKIP Untirta, Dr. H. Aceng Hasani, M.Pd., mengarahkan kegiatan akademik di lingkungan FKIP agar lulusan memiliki wawasan global.

Bentuk kegiatan dalam rangka mengupayakan calon lulusan FKIP Untirta berwawasan global adalah dengan melakukan pertukaran baik mahasiswa ataupun pengajar ke kancah international.  Program yang sedang berlangsung adalah Program SEA-Teacher  Pre-Service Student Exchange Southeast Asia yang berkolaborasi dengan SEAMEO, dalam hal ini pertukaran mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Kependidikan (PPLK). Program ini bertujuan untuk melakukan revitalisasi calon pendidik dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Asia Tenggara.

Penyambutan dan Pelepasan Mahasiswa Program SEA-Teacher oleh Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Unit Pelaksana PPLK sebagai unit di FKIP Untirta yang bertanggung jawab dalam kegiatan PPLK di sekolah berusaha menerjemahkan arahan dekan. UP-PPLK membentuk tim untuk mengikuti Program SEA-Teacher (Batch 6) yang dikoordinasikan oleh SEAMEO untuk pertama kalinya.  Program ini memfasilitasi mahasiswa calon guru untuk menimba pengalaman lapangan di bidang kependidikan di luar negeri, yaitu negara-negara anggota ASEAN.  Pelaksanaan Program SEA-Teacher berlangsung Agustus-September 2018 selama 30 hari.

Mahasiswa Program SEA-Teacher bersama Dekan I dan III, Ketua UP-PPLK, para dosen pembimbing, dan mahasiswa pendamping.

FKIP Untirta pada periode ini mengirim empat orang mahasiswa ke dua negara yaitu Thailand dan Philippine. Adapun nama mahasiswa dan universitas mitra adalah sebagai berikut: 1. Alif Maulana Arifin (Jurusan Pendidikan Matematika) dan Aditya Femilia Putri (Jurusan IPA) ditempatkan di Tarlac Agriculture University, Philippine, 2. Madadina  Dwi Andini (Jurusan Pendidikan Fisika) di De La Salle University-Dasmarinas, Philippine, dan 3. Nesty Julianningsih Putri (Pendidikan Bahasa Inggris) di Udon Thani Rajabhat University, Thailand. Sementara itu, FKIP Untirta menerima dua orang mahasiswa dari negara lain, yaitu Lemmuel C. Obra dari Saint Louis University, Philippine (Pendidikan IPA) dan Wijitra Iam-ot dari Thepsatri Rajabhat University, Thailand (Pendidikan Bahasa Inggris). Mereka diterima oleh Rektor Untirta di kantor kerja bersama dengan tim SEA-Teacher dari FKIP.

Dua orang mahasiswa yang berasal dari Philiphine dan Thailand ditempatkan di SMA 2 Daar El Qolam, Pondok Pesantren Daar El-Qolam 3.  Kedua mahasiswa tersebut diterima langsung oleh pemimpin pondok pesantren, kepala sekolah, dan beberapa guru dengan baik. Pihak Pondok Pesantren telah mempersiapkan tempat tinggal, menjamin kebutuhan makan, dan dua orang guru pendamping untuk mahasiswa tersebut selama di sekolah. Pihak sekolah/pondok bersama dengan UP-PPLK merancang kegiatan kedua mahasiswa selama Program SEA-Teacher, termasuk liburan ke tempat-tempat yang menjadi penciri Indonesia. Selain pendamping, mahasiswa dibimbing oleh guru pamong yang sesuai bidang studi yang ditunjuk oleh pihak sekolah, sedangkan FKIP menunjuk dosen pembimbing sebagai penyelia kegiatan PPL.

Penyerahan Mahasiswa Thailand & Filipina ke Pesantren Daar El Qolam

Dalam rangka membantu mahasiswa, baik dalam bidang ilmu, pembelajaran, maupun adaptasi dengan lingkungan baru, FKIP menugaskan dosen sebagai pembimbing, yaitu: Ika Handayani, M.Pd., Rosmania Rima, M.Pd., Aditya Rahman KN, S.Si., M.Eng., dan Pipit Marianingsih, M.Si. Mereka bertugas membimbing mahasiswa luar yang PPL di Pondok Daar El Qolam 3 dan mahasiswa FKIP Untirta yang PPL di Thailand dan Philippine. Kedua mahasiswa luar negeri diharapkan dapat pelajaran tentang kurikulum, pembelajaran di Indonesia, dan mengenal culture pendidikan di Provinsi Banten.  Mahasiswa FKIP Untirta yang PPL di luar juga diharapkan belajar hal yang serupa. Program SEA-Teacher ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas calon tenaga pendidik baik berasal dari untirta maupun dari luar untirta, khususnya dalam rangka menyongsong Era Globalisasi.

Penulis:

Aditya Rahman KN, S.Si., M.Si.

Dr. Anwar Mutaqin, M.Si.

Dengan hormat.
Sehubungan dengan masih banyak mahasiswa yang belum mendaftar PPLK semester gasal tahun ajaran 2018/2019, kami memperpanjang masa pendaftaran tersebut sampai tanggal 31 Juli 2018 pukul 10.00 WIB. Bagi mahasiswa yang belum mendaftar, silakan mendaftar dengan mengisi formulir pada tautan berikut:  https://goo.gl/forms/pTNc7tTYpil646aI2.
Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

 

Serang, 27 Juli 2018
ttd
Ketua Unit Pelaksana PPLK