Kamis, 16 September 2021 Jurusan Pendidikan Matematika menyelenggarakan Clinical Workshop di Aula Lantai 3 Kampus FKIP Ciwaru. Mengundang Dr. Kadir, M.Pd. sebagai pembicara, kegiatan ini diperuntukkan untuk para Guru MGMP Matematika SMP Se-Kota Serang dan Dosen Pendidikan Matematika di lingkungan FKIP UNTIRTA.

Ibu Novaliyosi yang merupakan dosen Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa,  ikuti Sidang Promosi Doktor (S3) Bidang Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ)  di Ruang Sidang Lantai 5 Gedung Bung Hatta Universitas Negeri Jakarta, pada Jum’at tanggal 20 September 2019.

Pada sidang terbuka tersebut Ibu Novaliyosi berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul  “Perkembangan Kemampuan Berpikir Logis Matematis Melalui Pembelajaran CRA Disertai Penilaian Portofolio”. Pada hari yang berbahagi itu dihadiri oleh Wakil Dekan III FKIP UNTIRTA dan Kajur serta perwakilan dosen Jurusan Pendidikan Matematika, dihadiri oleh Prof. Intan Ahmad, Ph.D. selaku Ketua Sidang, Prof. Dr. Ilza Mayumi, MA. selaku Sekretaris, Dr. Wardani Rahayu, M.Si. selaku Koordinator Prodi, Prof. Dr. Burhanudin Tola, MA. selaku Promotor, Prof. Dr. Suyono, M.Si dan Dr. Achmad Ridwan, M.Si. selaku Penguji, serta Dr. Dewa Gede Hendra Divayana selaku Penguji Luar. Selamat Ibu Novaliyosi semoga mampu dalam menjaga amanah ilmu dan gelar agar bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Foto Bersama Penguji dan Promotor

Foto Bersama dengan Keluarga FKIP
Ibu Novaliyosi dengan Keluarga

Berita bahagia telah menghampiri Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Pasalnya, Dr. Sukirwan, M.Pd. telah berhasil meraih gelar doktornya di Universitas Pendidikan Indonesia pada Kamis, 11 April 2019. Beliau yang merupakann dosen Jurusan Pendidikan Matematika ini berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Peranan Fenomonologi Didaktis pada Pembelajaran Matematika Realistik Terhadap Kemampuan Penalaran, Argumentasi dan Habits of Mind Matematis Siswa SMP”. Dengan lulusnya Dr. Sukirwan, maka dengan ini Dr. Sukirwan menjadi doctor ke-11 di Jurusan Pendidikan Matematika dan doctor ke-59 di FKIP.

Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultang Ageng Tirtayasa menambah doktor di bidang Pendidikan Matematika atas nama Dr. Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa, M.Si. dengan predikat sangat memuaskan. Cecep Anwar menyelesaikan studinya di UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) dengan waktu studi 5 tahun. Dengan mengambil judul disertasi ”Kemampuan Pemecahan Masalah, Efisiensi Kognitif dan Self-Determination Matematis Mahasiswa Melalui Metode Pembelajaran Worked-Example dengan Self-Explanation Prompting”. Sidang Terbuka Promosi Doktor ini dilaksanakan pada hari Senn tanggal 23 April 2018 bertempat di Auditorium Sekolah Pascasarjana UPI Lantai V pukul 14.00 WIB. Cecep Anwar merupakan doktor ke-10 di Jurusan Pendidikan Matematika dan doktor ke-57 di FKIP Untirta. Semoga dengan bertambahnya doktor baru dapat menjadikan Untirta, khususnya FKIP lebih maju lagi untuk masa yang akan datang.

Tanggal 18 April 2018 bertempat di Aula lantai 3 Kampus Ciwaru, Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Untirta mengadakan Pelatihan Pendampingan Olimpiade Matematika bagi Guru Matematika se-Kota Serang. Acara di awali oleh laporan dari Ketua Pelaksana yaitu Ketua Jurusan Pendidikan Matematika Dr. Heni Pujiastuti, M.Pd. Beliau mengatakan kegiatan pengabdian ini adalah salah satu program jurusan matematika yang telah direncanakan dari tahun lalu, karena dosen wajib melakukan tridharma perguruan tinggi, yaitu mengajar, meneliti dan mengabdi. Alasan pengabdian ini dilakukan ke guru-guru adalah karena guru sangat mudah untuk diajak sharing terhadap hal-hal yang update. Kami sangat bersyukur antusiasme teman-teman dari MGMP Kota Serang sangat tinggi, awalnya meminta untuk 20 orang ternyata ada 50 orang yang berminat. “Paling tidak ingin mengadakan kegiatan seperti ini setiap satu semester sekali, mudah-mudahan bias sharing mengenai hal-hal yang lain” tutup Bu Heni.

Selanjutnya adalah sambutan dari Dekan FKIP Dr. H. Aceng Hasani, M.Pd. sekaligus membuka kegiatan ini, dalam sambutannya Dekan FKIP mengucapkan elamat datang di FKIP, Jurusan Pendidikan Matematika adalah 1 dari 19 prodi yang ada di FKIP, dan generasi kedua setelah PLS dan PBI. FKIP sedang menyusun program PDS yaitu Program Dosen ke Sekolah, diharapkan dosen berada di sekolah selama 1 hari dalam 1 minggu dan pada saat penyusunan kurikulum mengundang MGMP untuk menyusun profil lulusan, agar kita mengetahui lulusan seperti apa yang diharapkan. Semoga di yang akan datang Jurnal Pendidikan Matematika FKIP Untirta akan diisi oleh guru-guru matematika di Kota Serang. “Untirta harus hadir di tengah guru kalau tidak pincang. FKIP harus hadir di tengah guru, kalau tidak kekurangan” pungkas Dekan FKIP dalam sambutannya.

Acara yang dihadiri oleh dosen-dosen Jurusan Pendidikan Matematika dan anggota MGMP Matematika SMP Kota Serang ini dilanjutkan dengan penjelasan, pembahasan, dan latihan soal olimpiade matematika oleh dosen-dosen Pendidikan Matematika yaitu, Dr. Anwar Mutaqin, M.Si., Dr. Syamsuri, M.Si., dan Indiana Marethi, M.Pd.

Dr. Anwar memaparkan mengenai Problem Solving, Dr. Syamsuri menjelaskan mengenai Geometri, dan Indiana Marethi menjelaskan mengenai Aljabar. Diselingi dengan diskusi dan tanya jawab, kegiatan ini diakhiri pukul 12.00 WIB. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini adalah guru-guru SMP dapat mendampingi siswa-siswi dalam menghadapi Olimpiade.

Masing – masing Narasumber menyampaikan materi

 

(Serang, 22 Februari 2018) Dosen Jurusan Pendidikan Matematika, Dr. Nurul Anriani, M.Pd. dan Khairida Iskandar, M.Si. mempresentasikan seminar hasil Program Pengabdian kepada Masyarakat Mono Tahun Pelaksanaan 2017 yang diselenggarakan pada hari Kamis, 22 Februari 2018 di Swissbell Airport Hotel, Tangerang.

Kegiatan Pengabdian yang lolos dari FKIP ada 2 judul, yaitu yang pertama adalah  “Pembelajaran High Order Thinking Terhadap Guru Madrasah” (skim lbM), dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran yang menuntut high order thinking pada abad 21. Namun kenyataan di lapangan khususnya di madrasah masih banyak guru matematika yang belum memahami pembelajaran berbasis ICT. Sasaran penerima IPTEK adalah guru madrasah di Kota Serang. Pelaksanaan PKM melalui sosialisasi, lokakarya, dan pendampingan secara berkelanjutan.. hasil yang diharapkan adalah meningkatnya jumlah guru yang memahami high order thinking, adanya peningkatan guru yang mengetahui manfat pembelajaran high order thinking, adanya peningkatan jumlah guru yang mengetahui pendekatan saintifik dalam kurkulum 2013 terhadap pembelajaran high order thinking di kelas, dan adanya peningkatan jumlah guru yang mengetahui kemampua berfikir apa saja yang mendukung proses pembelajaran high order thinking.

Dr. Nurul Anriani, M.Pd. Ketua Pelaksana Program Pengabdian kepada Masyarakat Mono Tahun Pelaksanaan 2017

Sedangkan yang kedua adalah “Pembentukan dan Pembangunan Wirausaha Mandiri dan Berkelanjutan Melalui Penerapan Pola Socio-Technopreneur Bagi Masyarakat di Sekitaran Wisata Ziarah Banten (skim KKN-PPM), dilatarbelakangi dengan potensi wilayah Banten Lama yang elum dipotimalkan dengan baik. Factor penyebabnya adalah rendahnya kesadaran wisata masyarakat, dualism pengelolaanwisata, serta wirausaha yang belum mandiri. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan life skill mahasiswa, membangun wirausaha mandiri berbasis produk local, meningkatkan kesadaran masyarakat akan situs sejarah dan pariwisata, dan meningkatkan kualitas produk yang dipasarkan. Metode yang dilakukan adalah partisipatory observation, sosialisasi, dan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Hasil yang diharapkan salah satunya adalah Meningkatnya kepekaan mahasiswa terhadap permasalahan yang ada, dan meningkatnya kemampuan mahasiswa dalam penerapan IPTEK sesuai dengan bidang masing-masing.

Itu adalah tema yang di usung oleh Himpunan Mahasiswa Matematika (Himatika) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam kegiatan Seminar Nasional Musyawarah Tahunan Wilayah III yang dilaksanakan di Auditorium Gedung B, dengan narasumber seorang Profesor Analis dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Johan Matheus Tuwankotta, Ph.D. Pada acara tersebut turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Dr. H. Engkos Kosasih Samanhudi, M.Pd., Dekan FKIP Dr. H. Aceng Hasani, M.Pd, Para Wakil Dekan FKIP, Ketua Jurusan Pendidikan Matematika Dr. Heni Pujiastuti, M.Pd, para dosen Jurusan Pendidikan Matematika, para pengurus Himatika UNTIRTA, mahasiswa, Himatika perwakilan wilayah Jawa Barat yaitu, UNPAD, UNPAS, UIN, IPB, ITB, STKIP Surya, UNPAK, IPI Garut, UNINUS. Sedangkan untuk wilayah Banten yaitu, UNMA, UMT, lalu untuk perwakilan wilayah Jakarta yaitu, UHAMKA, UMJ, UI, UNINDRA, UIN, UNSIKA. Selanjutnya adalah Himatika perwakilan wilayah Kalimantan Barat yaitu, FMIPA dan FKIP UNTAN berkesempatan hadir dalam kegiatan ini.
Dekan FKIP dalam sambutannya menerangkan jumlah mahasiswa, jumlah prodi dan jumlah pegawai yang ada di lingkungan FKIP. Beliau berharap sumber daya yang ada dapat menyumbangkan pikiran, ide, dan kerjasama yang baik dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, serta beliau berharap kepada mahasiswa agar ikut terlibat dalam membantu pemerintah. Pada kesempatan ini pula, Dekan FKIP menceritakan bahwa UNTIRTA memiliki gedung yang berasal dari bantuan pemerintah Provinsi Banten, jadi UNTIRTA dan pemerintah Provinsi Banten adalah bagian yang tak terpisahkan. Dekan FKIP juga mengucapkan terima kasih kepada Jurusan Pendidikan Matematika atas dedikasi dan semangatnya hingga tercapai akreditasi A, Alhamdulillah Jurusan PLS dan Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia sudah ter-akreditasi A juga, inilah kado untuk Bapak Rektor UNTIRTA di akhir tahun sesuai dengan target Bapak Rektor, dan diakhir sambutannya Dekan FKIP mengatakan semoga kegiatan kita yang penuh semangat ini membawa perubahan bagi UNTIRTA dan Provinsi Banten. Acara selanjutnya adalah pembukaan kegiatan oleh Dekan FKIP secara resmi dengan memukul gong.Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Dr. H. Engkos Kosasih Samanhudi, M.Pd menjelaskan tentang amanat UU No 23 tahun 2014 diantaranya pemindahan kewenangan, penyelenggaraan, pendidikan menengah dari pemerintah kabupaten/kota kepada pemerintah provinsi, beliau menjelaskan pemerintah daerah berperan membuat kebijakan dan program berkaitan dengan upaya mengatasi kesulitan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan pendidikan secara memadai dari segi kemudahan jangkauan ke sekolah, peningkatan kompetensi guru, penyediaan sarana prasarana pendidikan, pemerintah Banten memprioritaskan pembangunan pendidikan yaitu memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk bisa bersekolah, dengan cara meningkatkan dan menambah gedung ruang kelas baru. Program proritas pembangunan pendidikan dan kebudayaan di Banten yaitu unit sekolah baru, pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi gedung sekolah, peningkatan kesejahteraan guru, peningkatan kompetensi guru, beasiswa, penguatan program vokasi, lomba-lomba/ olimpiade, pemajuan kebudayaan.
Acara selanjutnya adalah presentasi dari narasumber Johan Matheus Tuwankotta, Ph.D. beliau mempresentasikan mengenai fakta di awal abad 21 yaitu hampir semua industri di dunia tengah bertarung menghadapi lawan-lawan baru yang masuk dengan membawa metode pola hidup dan paradigma yang sama sekali berbeda. Pada tahun 2030, 2 milyar jenis pekerjaan akan hilang , beliau menjelaskan apa yang perlu kita lakukan dengan kemampuan kita setelah lulus kuliah, pada abad ini kata kuncinya adalah memperoleh informasi dengan cepat dan sumbernya dari para pakar di seluruh dunia. Beliau juga menyinggung sedikit mengenai matematika pada jaman ini yang dimulai dengan kelahiran computer pada abad 20, dengan metode kalkulasi sebagai kunci tes dari nilai keilmuwan. Pada jaman dahulu hanya ada teori dan percobaan ilmiah, sedangkan pada hari ini telah meningkat menjadi teori ditambah percobaan ilmiah ditambah sistem perhitungan. Pada akhir acara dilakukan sesi tanya jawab dan pemberian cinderamata.

Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa memperoleh akreditasi A berdasarkan SK BAN-PT nomor 23/SK/BAN-PT/Akred/S/I/2018 yang akan berlaku hingga tahun 2023. Hasil akreditasi A ini telah banyak diharapkan oleh seluruh civitas akademika FKIP UNTIRTA, khususnya Jurusan Pendidikan Matematika karena merupakan peningkatan perolehan nilai akreditasi yang diperoleh sebelumnya yaitu B. Visitasi akreditasi dilaksanakan pada 24 – 25 November 2017 dengan assesor Prof. Dr. Mega Teduh Budiarto dan Prof. Dr. Ahmad Fauzan.
Akreditasi diperlukan untuk menjamin mutu suatu lembaga pendidikan. Akreditasi program studi juga bisa menjadi alat untuk mengukur sistem penjaminan mutu suatu prodi dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi. Hasil akreditasi A yang diperoleh oleh Jurusan Pendidikan Matematika FKIP UNTIRTA menjadi tantangan bagaimana mempertahankan nilai A ke depannya, yaitu dengan meningkatkan terus kualitas proses belajar mengajar, kualitas SDM, kualitas manajemen dan tata kelola, serta mutu lulusan, dan kerja sama dengan pihak luar.